sat-jakarta.com – Meski sibuk, Yeni berusaha mengurus semua keperluan buah hatinya Marwah Arissa Samera (2,5). “Kalau harus berangkat subuh, saya akan siapkan bahan-bahan makanan untuk sarapan, makan siang, camilan sekaligus makan malam. Nanti asisten tinggal mengolahnya. Untuk anak, saya selalu berusaha membuat makanan yang fresh.”

Kerena pembiasaan itu, buah hatinya kini terbiasa untuk memilih dan menikmati makanan sehat. “Karena saya sering menyajikan olahan dari brokoli, lidahnya pun akrab dengan sayuran itu.” Selain makanan, Yeni pun memilah informasi yang sampai pada Marwah. “Anak zaman sekarang cepat sekali menangkap berbagai informasi.

Maka itu saya dan keluarga sangat menjaga tutur kata. Kami juga membatasi tayangan teve serta pemakaian gadget. Daya tangkap dan daya ingat anak sangat tajam. Salah bertindak sekali saja, bisa terus diingat dan ditiru mereka. Karena itulah menurut saya, pola asuh yang benar sangat penting diterapkan dari awal.”

Berbagi Lewat Makanan

Untuk kiat menjaga kualitas hubungannya dengan Marwah, Yeni sesekali akan membawa Marwah saat ia bekerja. “Marwah tidak mengganggu. Ia sangat senang kalau ikut saya bekerja. Dia bangga dengan profesi saya lo. Kadang ia akan menunjukkan pada temantemannya iklan-iklan yang memuat foto-foto hidangan yang saya buat.”

Karena kerap dilibatkan, Marwah jadu tahu pekerjaan ibunya. Namun Yeni merasa tidak perlu memaksa Marwah untuk menjadi seperti dirinya. “Saya hanya berusaha memberi contoh yang baik. Jika ada waktu libur, saya terkadang masak makanan kesukaan Marwah, kemudian mengajaknya untuk membagikan makanan itu kepada teman-teman dan tetangga di sekitar rumah. Dengan begitu ia belajar berbagi dan kasih sayang pada sesama.”