Penerapan Strategi Marketing Mix – Marketing mix disebut juga sebagai bauran pemasaran. Marketing mix adalah tahapan yang perlu dilakukan dalam bidang ritel setelah menerapkan strategi STP atau Segmentation, Targeting, dan Positioning yang telah dilakukan sebelumnya. Marketing Mix terdiri dari empat hal inti yaitu Price, Product, Place, dan Promotion. Marketing Mix harus dibuat berdasarkan atau sesuai dengan STP yang telah diputuskan sebelumnya. Hal ini dapat dijelaskan melalui contoh, jika ingin menjual barang untuk kalangan menengah ke atas, maka pemilihan place juga untuk kalangan menengah ke atas, yaitu di mall untuk kelas atas.

Jangan apabila modal kecil, namun mempunyai target golongan atas kemudian berjualan di pasarpasar. Jadi harus sesuai semuanya. Demikian juga untuk price, dalam strategi pricing ada dua yaitu yang pertama adalah melakukan penetrasi pasar sehingga dapat melakukan strategi harga yang murah untuk mengalahkan kompetitor. Yang kedua adalah benar-benar yakin sehingga melakukan diferensiasi yaitu berani menjual dengan harga yang mahal. Price harus sesuai dengan apa yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu mengenai target pasar.

Hal yang penting dalam Promotion adalah jangan sampai melakukan promosi di tempat yang salah. Sebagai contoh kesalahan yang dilakukan dalam hal promosi ketika ada importir ingin memasukkan mobil-mobil murah, dan mengira target pasarnya adalah kalangan bawah, maka tindakan yang dilakukan adalah memasang iklan di media-media untuk kalangan bawah. Hal itu keliru, karena kalangan bawah mungkin membeli mobil-mobil murah, namun bukan mobil baru. Pasar mobil bekas di Indonesia sangat bagus, sangat banyak, dan diminati oleh masyarakat kelas bawah.

Kita ambil contoh lagi, anda ingin memasarkan produk asuransi berupa asuransi pendidikan anak termurah milik salah satu perusahaan asuransi terpercaya. Jika market yang anda bidik adalah orang-orang dengan gaji pas-pasan, maka sangat sulit untuk mendapatkan nasabah. Asuransi adalah produk yang bagus namun tidak murah, target yang harusnya anda bidik ialah orang dengan pendapatan diatas rata-rata.

Kesalahan dalam membuang dana untuk promosi yang salah, akan menjadi percuma dan merugikan. Sehingga inilah pentingnya mengkaitkan Promosi dengan STP yang telah dibuat sebelumnya. Place adalah mengetahui secara benar tempat mendistribusikan produk tersebut. Memang jika diurutkan, yang harus didahulukan pertama adalah mengenai Price atau harga karena orang harus benar-benar memperhitungkan mengenai harganya. Kemudian yang kedua adalah ketika sudah mulai mendapatkan keuntungan, perusahaan harus memikirkan tentang Promotion nya. Dan setelah promosi banyak dilakukan, tentunya akan banyak peminat, sehingga harus didukung dengan distribusi yang baik serta dimana tempat distribusi yang tepat.

Tempat distribusi harus disesuaikan dengan STP. Sebelum memilih Product, maka harus disesuaikan terlebih dahulu target pasar nya. Kebiasaan masyarakat kelas atas adalah suka melihat produk dengan ketelitian dan detail yang akurat. Sebaliknya dengan masyarakat kelas bawah, tidak begitu mempedulikan mengenai hal-hal detail suatu produk. Maka dari itu, jika ingin membuat produk yang ditujukan untuk kelas atas, maka harus benar-benar memperhatikan kualitas dalam hal detail.

Memang tidak mudah jika mempunyai produk yang ditujukan untuk kalangan kelas atas, namun bersabarlah karena setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya. Perbanyaklah membaca informasi mengenai dunia marketing agar wawasan bertambah dan anda bisa berfikir lebih kreatif dalam pemasaran produk.